11 Cara Menghilangkan Kebosanan Siswa Saat Belajar

 

11 Cara Menghilangkan Kebosanan Siswa Saat  Belajar

Oleh

CUNITA, S.Pd.I

Guru SMKN 2 Kualuh Selatan

 

Proses belajar mengajar di kelas merupakan aktifitas yang sangat membosan untuk sebagian peserta didik. Terutama saat menghadapi guru bidang studi yang berkaitan dengan hitung menghitung: seperti mate-matika, kimia, fisika dan semacamnya. Tak jarang, peserta didik mengalami kejenuhan hingga menimbulkan rasa kantuk yang amat sangat. Hal ini terkadang banyak diabaikan oleh sebagian pendidik karena sulitnya mengatasi kejenuhan siswa di kelas, biasanya Guru hanya menegur atau menyuruh siswa mencuci muka agar hilangnya rasa kantuk. Walaupun baik namun ini bukanlah langkah yang efektif untuk membuat mereka terbebas dari rasa jenuh dan tak mengerti dengan penjelasan sang guru. Nah, berikut adalah cara mengajar yang baik dan benar agar tidak menimbulkan kebosanan bagi para siswa-siswa anda.



1.      Awali proses pembelajaran yang menyenangkan

Sebelum mengajar, tentunya para guru sudah mempersiapkan bahan ajar dengan rencana yang matang. Saat pertama kali masuk kekelas siswa anda, berikanlah kesan yang menarik, misalnya dengan senyum dan sapaan yang hangat, menanyakan kabar siswa atau Anda bisa juga menggunakan kata kunci khusus yang sebelumnya sudah dihafal oleh siswa dengan meminta mereka untuk berdiri dan melakukan gerakan badan tertentu. Misalnya; Saya Siswa Pintar, dengan gerakan tangan yang berbeda disetiap kata. Dan Anda bisa membolak balik kalimat tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan konsentrasi siswa atau merefresh otak mereka yang keletihan belajar dengan guru sebelumnya.

2.      Mengajar tidak hanya berdiri atau duduk saja

Kejenuhan kerapkali terjadi saat sang guru hanya monoton berdiri kemudian duduk lagi ketempatnya, setelah menjelaskan materi ajar. Saat situasi tersebut terjadi di kelas Anda, maka siswa Anda cenderung pasif dan bosan bahkan mengantuk. Cobalah untuk aktif dan tetap terlihat fresh setelah menjelaskan materi ajar, misalnya Anda bisa melakukan interaksi, mengajar lebih dekat dengan murid atau berkeliling kelas dengan memperhatikan tindak tanduk siswa Anda dan lakukan teguran saat menemukan kesalahan pada mereka.

3.      Gunakan metode khusus agar siswa merespon dengan baik dan saksama

Memilik banyak metode adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki guru guna mengatasi kejenuhan para siswa. Setelah selesai menjelaskan materi mintalah siswa untuk membentuk kelompok diskusi bersama atau buka sesi tanya jawab agar suasana belajar tidak tegang. Selain itu, Anda bisa juga memberikan reward atas segala apresiasi mereka demi menunjang kemajuan dan semangat belajar.

4.      Variasikan cara mengajar Anda

Pentingnya mengadakan variasi dalam pembelajaran di kelas Anda, hal ini bertujuan untuk memupuk tingkat keaktifan siswa saat di kelas. Cara memvariasikan belajar dapat dilakukan dengan banyak cara. Misalnya dengan menyanyikan yel-yel, dan disambung dengan mengadakan quis dan diakhiri mengajak siswa berdebat serta mengungkapkan pendapatnya masing-masing.

5.      Jadilah sosok guru yang di idolakan

Bak selebriti yang tengah di eluh-eluhkan banyak orang, seperti apapun gerak-gerak mereka selalu menjadi sorotan penggemarnya. Nah, begitulah sosok guru yang di idolakan banyak siswa, tak heran bila guru idola sedang mengajar mendapatkan perhatian khusus dari siswanya. Sehingga materi yang tengah dijelaskanpun mudah untuk ditangkap dalam waktu singkat. Untuk menjadi idola bagi para siswa Anda, cobalah untuk berpenampilan rapi dan menarik dengan gaya dan ciri khas yang berbeda dari guru lainnya namun tetap memperhatikan norma-norma pandidikan yang ada atau ciptakan sesuatu hal yang menonjol dari diri Anda yang mampu memikat banyak perhatian siswa.

6.      Gunakan teknologi saat mengajar

Salah satu bentuk pembelajaran di era digital ini adalah menggunakan teknologi baik laptop, android maupun teknologi lainnya. Bisa juga digunakan sebagai sarana menghilangkan rasa bosan guna menciptakan pembelajaran yang efektif dan efesien. Visual audio dan video yang ditayangkan dikelas tentu menambah tingkat pemahaman siswa dalam mendalami suatu materi. Dengan hadirnya kecanggihan teknologi sangat memudahkan peserta didik mencari berbagai informasi. Misalnya dengan cara browsing, melihat penjelasan bahan ajar di Youtube dan sebagainya. Nah, anda bisa mencoba dengan meminta siswa mengerjakan tugas-tugas menggunakan laptop atau android atau menyuruh siswa mempersentasekan hasil diskusinya dalam bentuk power point.

7.      Cobalah game edukasi yang mendidik

Pada titik kejenuhan yang amat sangat, sesekali ajaklah siswa secara serta merta untuk bermain game. Misalnnya; Quick Brain. seperti namanya, game anak-anak terbaru ini mengasah kecepatan otak dalam memproses suatu perhitungan. Jika siswamu suka matemetika, game ini sangat cocok untuk mempertajam kemampuan berhitung siswa. Ada batas waktu dalam menyelesaikan setiap soal, jadi siswa dilatih untuk berpikir kritis dan cepat.

8.      Sesekali ajak siswa anda belajar diluar kelas

Suasana dekat dengan alam sangatlah menenangkan pikiran. Carilah tempat yang teduh dan cocok bagi siswa anda agar mereka lebih nyaman untuk belajar diluar kelas. Pembelajaran di luar kelas (Outdoor Study) adalah kegiatan menyampaikan suatu pelajaran di luar kelas, sehingga kegiatan atau aktivitas belajar mengajar berlangsung di luar kelas atau di alam bebas. Pembelajaran diluar kelas sangat cocok bagi pelajaran IPA, anda bisa meminta mereka untuk menyebutkan nama-nama tumbuhan dalam bahasa latinnya atau meminta mereka untuk menemukan tumbuhan yang berbiji  monokotil dan dikotil.

9.      Suasana belajar yang interaktif

Menciptakan suasana belajar yang interaktif, cara ini sebenarnya sudah disinggung pada point-point diatas. Intinya saat anda mengajar usahakan untuk selalu interaktif dengan murid. Dengan begitu kedekatan guru dan murid semagkin hangat dan materi yang disampaikanpun lebih mudah diserapnya. Hindari cara mengajar yang bersifat otoriter yang nantinya akan berimbas buruk kepada mental siswa anda.

 

 

10.  Sabar menghadapi karakter siswa

Seperti pribahasa lain lubuk lain ikannya, nah begitulah dengan karakter. Tak ubahnya siswa anda, setiap individu tentu memiliki karakter yang berbeda-beda. Tidak semua siswa memiliki kemampuan yang sama dalam memahami materi yang anda sampikan. Jika anda menemukan beberapa siswa yang mengalami kesulitan memahami ilmu baik teori maupun praktik, cobalah untuk lebih bersabar dan bersabar lagi dalam membimbingnya. Ajarilah siswa-siswa tersebut secara pribadi sesuai dengan kapasitasnya.

 

11.   Closing yang baik dan benar

Diakhir proses belajar mengajar, lakukanlah closing yang baik dan benar agar siswa tidak lupa dengan materi yang disampaikan. Misalnya usaha yang dapat dilakukan seorang guru untuk menutup pelajaran antara lain; merangkum atau meringkas inti pokok pelajaran, memberikan dorongan psikologis atau sosial kepada siswa, memberi petunjuk untuk pelajaran /topik berikutnya, mengadakan evaluasi tentang materi pelajaran yang baru selesai.

 

Itulah 11 cara Cara Menghilangkan Kebosanan Siswa Saat  Belajar yang harus dilakukan oleh semua guru-guru disekolah termasuk Anda.

 

Komentar